Mungkin Ini Yang Akan Kita Rasakan Ketika Di Tinggalkan Rekan Kerja (Meninggal)

sobat Noble’s –  sudah mulai merintis kerja ? atau masih jadi pegawai ? hehe

semangat terus gan 😀 ini faridnoblemans.com akan menuliskan kemungkinan yang akan kita rasakan ketika rekan kerja kita sudah tiada 😦
Dalam kehidupan di dunia kerja, sosok rekan kerja merupakan faktor yang tak dapat terpisahkan. Selain membantu kita dalam menyelesaikan pekerjaan, rekan kerja juga merupakan sosok sahabat yang bisa bisa kita ajak untuk bertukar pengalaman hidup, bisa diajak bersenda  faridnoblemans.com gurau bahkan curhat tentang kesulitan yang kita alami. Tidak jarang, seorang rekan kerja, karena ketemu terus setiap hari, lambat laun akan mengisi kehidupan kita dan menjadikannya seolah-olah keluarga lain. Tetapi apa yang terjadi jika rekan kerja tiba-tiba meninggalkan kita?


Quote:Sebenarnya dalam dunia kerja, kehilangan rekan kerja merupakan hal yang sering terjadi. Kalau dia sekedar resign, kita takkan terlalu kehilangan dia karena kita masih bisa contact lewat telpon atau berbagai aplikasi medsos atau chatting seperti BBM, WA, dll. Tetapi bagaimana kalau dia meninggal karena mengalami kecelakaan misalnya…. faridnoblemans.com tentu suasannya akan jauh berbeda…mungkin ini adalah yang kita rasakan saat kita kehilangan rekan kerja karena sebab kedua tersebut…

1. Kaget Setengah Mati

Saat seorang teman atau bahkan boss menelepon kita atau mengirimi kita BBM mengabarkan kalau rekan kerja kita meninggal, tentu saja kita akan kaget dan sekaligus tidak percaya. Benarkah berita ini? Apa hanya candaan April Mop di bulan Agustus? Secepat itu dia meninggalkan kita? Padahal kemarin kita masih sempat berdiskusi dan bersenda gurau masalah pekerjaan. Bahkan mungkin ada agenda hari ini yang bakal kita selesaikan dengannya, dan sekarang dia meninggalkan kita selama-lamanya. Tentu kita tidak percaya akan berita ini, dan berusaha mencari kebenarannya dengan menghubungi teman-teman yang lain.

2. Tidak Percaya Kalau Dia Sudah Tiada

Ini merupakan kenyataan yang sulit dipercaya. Mungkin sebuah kenyataan yang selalu dirasakan saat kita kehilangan orang-orang terdekat kita. Sebuah kenyataan bahwa kita takkan bertemu dengannya lagi sampai selama-lamanya. Bahkan saat di tempat kerja kadang kita akan bertanya pada kawan lainnya, faridnoblemans.com “Lho Si A mana, nggak masuk ya…?” ups saat itulah kita tersadar atau diingatkan sama teman lainnya bahwa yang kita maksud sudah…. . Itulah tanda bahwa dalam lubuk hati kita yang terdalam kita masih tidak mempercayai kepergiannya.

3. Sedih

Ya iyalah, siapapun pasti akan merasa sedih kalau kehilangan orang terdekat, bahkan rekan kerja sekalipun walaupun notabene tidak ada hubungan darah. Sedih, karena kita takkan berjumpa lagi dengannya untuk selama-lamanya. Apalagi jika rekan kerja tersebut sangat akrab dengan kita dan merupakan sahabat karib bahkan di luar jam kerja. Dulu saat dia masih ada kita sering berdiskusi masalah pekerjaan dan ngobrol santai tentang keluarga atau hobby. Sekarang kita takkan mengalami hal itu lagi… sedih….

4. Serasa Ada Yang Hilang

Namanya juga kehilangan orang terdekat, pasti kita akan merasa kehilangan yang amat sangat. Rasa kehilangan tersebut akan semakin menjadi-jadi saat kita menatap meja tempat rekan kita yang kosong (yaa sebelum perusahaan menemukan pengganti rekan kerja kita tersebut) karena faridnoblemans.com baru saja kemarin dia masih duduk disitu dan ngobrol dengan kita tentang pekerjaan. Atau saat kita melihat chat atau foto profilnya di BBM atau Whatsapp-nya dengan pandangan nanar dan berhadapan dengan kenyataan bahwa kita tak mungkin mendapat kiriman BBM atau update status lagi darinya. Oh my..

5. Merindukan Kehadirannya

Ada ungkapan bahwa kita akan menghargai seseorang saat kita kehilangannya. Ungkapan tersebut memang benar. Saat kita kehilangan salah seorang rekan kerja kita, ada sosok yang hilang dalam team. Saat rekan kerja kita tersebut masih ada, mungkin kita sering merasa sebal dengan sikap-sikapnya yang kadang jahil atau seenak sendiri, atau dia terlalu cerewet selalu membicarakan yang tidak penting. faridnoblemans.com Ketika dia telah tiada, kita akan merindukannya, rindu akan kejahilannya atau suaranya cerewetnya. Sebuah rasa rindu yang takkan pernah terobati…

6. Menyesal

Penyesalan selalu datang terlambat. Saat rekan kerja kita tersebut masih ada, mungkin kita sering bersikap kasar terhadapnya atau membullynya karena kesalahan yang dia buat. Atau dengan semangatnya kita membicarakan dan menggunjingkan dengan teman lain segala macam kejelekannya. Dan saat rekan kerja kita tersebut telah tiada, hanya ada rasa penyesalan yang datang. Menyesal karena kita telah berbuat yang tidak baik terhadapnya. Menyesal kenapa selalu membicarakan hal-hal negatif tentangnya, bukankah manusia tak ada yang sempurna. Yah itu tadi..penyesalan selalu datang terlambat.

Quote:Oke, mungkin ini yang bakal kita rasakan jika kita kehilangan rekan kerja kita. Kita tak tahu kapan maut akan menjemput kita ataupun orang-orang terdekat kita. Selagi masih ada kesempatan hargailah dan perlakukan degan baik orang-orang terdekat kita. Jangan sampai penyesalan datang saat mereka tiba-tiba pergi meninggalkan kita selama-lamanya.

Sekian artikel dari ane, sampai jumpa di artikel ane selanjutnya.

Sumber: pengalaman ane sendiri, gambar dari google.com dan yahoo.com 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s