Alasan Mengapa Bulan Ramadhan Selalu Maju tiap Tahun

Sobat Noble’s – Bulan suci Ramadhan telah lama berlalu. Tahun ini tanggal 1 Ramadhan 1436 Hijriyah jatuh pada tanggal 18 Juni 2015 Masehi. Terlintas di benak ane, “Perasaan bulan ramadhan/bulan puasa kok selalu maju ya tiap tahun?” Akhirnya ane menelusuri mbah google dan menemukan penjelasannya. Oke langsung saja tanpa banyak basa-basi..

Kalender Hijriah vs Kalender Masehi

Jumlah bulan & hari pada kalender hijriah
Sumber gambar : ao-in.blogspot.com

Jumlah bulan & hari pada kalender masehi
Sumber gambar : hadiyanto.net

Penanggalan Hijriah

Sistem penanggalan pada kalender Hijriah didasarkan pada perubahan fase Bulan, dari bulan penampakan hilal atau bulan sabit tipis ke hilal berikutnya. Satu periode hilal sama dengan satu periode sinodis Bulan, lamanya29,5306 hari.

Penampakan Hilal
Sumber gambar : laaikraha.blogspot.com

Berbeda dari kalender Masehi yang digunakan di seluruh dunia untuk kepentingan administrasi, kalender Bulan umumnya digunakan untuk keperluan ritual agama dan tradisi. Kedua kalender, satu tahun sama-sama terdiri dari 12 bulan. Satu tahun Hijriah memiliki 12 periode sinodis Bulan atau 354,366 hari. Dibulatkan jadi 354hari atau 355 hari untuk tahun kabisat.

Penanggalan Masehi

Sedangkan Kalender Masehi didasarkan atas peredaran Bumi mengelilingi Matahari dari satu titik tertentu yang disebut solstis atau equinox kembali ke titik itu. Lama perjalanan Bumi mengelilingi Matahari 365,2422 hari—disebut satu tahun tropis, dibulatkan menjadi 365 hari atau 366 hari untuk tahun kabisat.

Revolusi Bumi terhadap Matahari
Sumber gambar : genius.com

KESIMPULAN

Perbedaan jumlah hari dalam satu tahun Hijriah dan Masehi menyebabkan pelaksanaan ibadah Ramadhan, perayaan Idul Fitri, dan Idul Adha selalu maju 10-12 hari dari tahun sebelumnya. Selisih 10 hari lebih maju terjadi jika tahun kalender Hijriah adalah tahun kabisat dan tahun Masehi-nya adalah tahun biasa atau tahun basit (pendek). Sedangkan selisih maju 12 hari terjadi jika tahun Hijriah-nya tahun biasa dan tahun Masehi-nya termasuk tahun kabisat.

Nah jadi perbedaan inilah yang membuat Bulan Ramadhan selalu datang lebih awal tiap tahun nya, sehingga kita tidak pernah merasakan hari pertama puasa di tanggal yang sama maupun saat merayakan Hari Raya Idul Fitri & Idul Adha. Besar kemungkinan nanti kita akan berpuasa di bulan Januari gan dan tidak menutup kemungkinan juga kita akan merasakan bulan puasa sebanyak 2x dalam 1 tahun Masehi dalam beberapa tahun ke depan

~Sekian

Via Kaskus

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s